bintang

Minggu, 15 Juli 2018

As always

Minggu, 15 juli 2018
Seperti biasanya dan selalu... Aku menjadi yang bersalah dan disalahkan... Bukannya aku tidak mau disalahkan... Karena memang perkataanku tidak pernah dihiraukan... Rasanya percuma, hanya menghabiskan tenaga. Aku membiarkan tp tetap saja aku salah lagi dan lagi. Aku todak suka disalahkan atas apa yang memang bukan aku yang salah... Namun membenarkanpun hanya membuat emosiku meluap lalu menimbulkan rasa benciku yang sudah ku pendam dalam-dalam. Mencoba bertahan tidak menghiraukannya bersama sesak di dada, bertalu-talu dan aku menyadari rasa basah dipipi menandakan bahwa aku tidak sekuat itu untuk bertahan.
Sekarang... Aku mencoba untuk membenarkan segala yang mereka pikirkan mengenai diriku... Aku mencoba siap untuk mendapatkan nilai terburuk mereka mengenaiku. Aku mencoba siap dinilai buruk oleh mereka tanpa aku memberikan pembelaan mengenai nilai mereka tentangku yang salah... Aku akan mencoba mengabaikannya dan meneguhkan hatiku untuk hujatan yang akan aku terima setiap waktunya. Aku mencoba untuk tidak perduli, karena aku sudah terlalu lelah membela diriku dan aku tidak mengharapkan ada yang membela diriku. Karena mengharap itu melelahkan....

Rabu, 04 Juli 2018

Pos(t) Terlambat

Rabu, 4 juli 2018
Berapa milyar detik aku menantikannya pun tak juga datang.... Jangankan detik, menit bahkan jam dan tahunpun aku mulai enggan lagi menghitung, sudah berapa lama aku menunggu? Menunggu yang benar-benar menunggu semenjak malam pertemuan itu?. Cerita berkisah, detik berlalu, kehidupanku mulai terasa sedikit usang dan lembap. Tidak ada lagi lembaran kisah kutulis karena memang tidak ada lagi hal menarik yang perlu kutulis, semua sama, yang kulalui sama, yang kuhadapi berulang-ulang sama. Bahkan yang kukerjakanpun sama. . . . Sama. . . . Sama. . . . .