bintang

Jumat, 11 Desember 2015

Pesimis




Tiada kata yang ingin ku buat
Tiada kalimat yang ingin ku rangkai
Tiada paragraf yang ingn ku susun
Karena semuanya terasa sama

Aku selalu menggali dan menggali lagi
Dan aku menemukannya
Berpikir mengembangkannya
Dan akhirnya apa yang aku dapat?
Hanya hasil yang berujungkan tumpukan hasil tak teerpakai

Aku terlalu pesimis??
Dan kalian benar..
Hah... aku??
Tak berarti apapun

Seolah dipermainkan
Saat optimis datang, dunia menentang
Lalu, apa yang dapat ku perbuat?
Berpikir dan berpikirkah?
Jika itu jawabannya
Apa mungkin umur masih cukup untuk diperpanjang?
Ku kira, aku akan hidup hanya untuk memikirkannya

Menyedihkan?
Itulah aku.............
What i have to do

Dear,
LoveHeart

Kamis, 22 Oktober 2015

Disappear



Mungkin aku hilang tak berjejak
Namun kenangan itu akan tetap ada
Ku  tersenyum melihat jejak kenangan itu
Terselip senyum miris kala mata ini bertatapan pada jejak itu

Tahukah engkau kawan??
Setiap satu ulas senyum itu selalu berdampingan dengan lengkungan kesedihan
Terkadang aku merasa bahagia akan kehadiran kalian
Namun terkadang juga aku merasa tak terlihat oleh kalian

Terkadang aku menyuruh tanganku menutup lembaran jejak itu
Jejak yang selalu membuka kenangan bahagia dan kesedihan itu

Sesak selalu menghimpit ketika kita berpisah namun dalam liingkungan yang sama
Kita menjadi berbeda
Meski mulut kita selaliu mengucapkan kata “we’ll forever”
Kenyataan tak selalu sejalan bukan?

Aku ...
Sekarang merasa sendiri
Aku merasa kita berjarak
Hingga aku hilang tak berjejak
Apa kau menyadarinya??

Dear,
LoveHeart
(23-10-2015)

Kamis, 15 Oktober 2015

AKU YANG TAK LAGI SAMA



Masihkah kau melihatku
Setelah sekian musim berlalu
Aku memang masih disini
Namun aku tak seperti terakhir kau lihat
Apakah engkau masih disana?
Setelah jalan kita berhadapan?

Jiwaku mungkin masih terdahulu
Namun ragaku terus terganti setiap angin  membawaku
Tetap tapi tak sama
Seperti artefak....
Cerita masih tetap sama
Namun paras termakan usia

Apakah engkau akan tetap sama?
Apakah aku masih ternilai bagimu?
Atau lebih memilih jalan sendiri?

Deear,
LoveHeart

Senin, 28 September 2015

Impossible or possible?

Tak mungkin..
Batin ini terus berteriak
Berteriak  tanpa henti
Memanggil cintanya
Batin ini selalu berteriak tentangnya
Tentang aku mencintainya

Namun akal sehatku berseru
bahwa itu tidak mungkin

Tidak mungkin dia menjadi tambatan hatiku
Tidak mungkin dia menjadi sandaran jiwaku
Tak mungkin dia menjadi pelabuhan terakhirku
Tak mungkin dia menjadi kekasihku
kekasih hati tuk memadu cinta di Taman Surga

Tak berartikah ketidakmungkinan itu?
Karena aku ingin beralaskan "Kehalalan"


Dear,
LoveHeart